Rencana liburan bisa berantakan ketika salah satu anggota rombongan, atau bahkan Anda sendiri tidak tepat waktu alias ngaret. Ikutilah 5 tips tepat waktu saat traveling agar liburan Anda menyenangkan. Kegiatan traveling erat kaitannya dengan waktu. Anda akan berpacu dengan waktu untuk dapat menikmati objek selanjutnya atau dapat tiba di tempat penginapan tepat waktu. Dikutip dari detikTravel, inilah 5 tips tepat waktu saat traveling:

1. Buat itinerary secara terperinci

Itinerary atau jadwal perjalanan adalah hal yang utama dan paling pertama saat traveling. Buatlah itinerary secara jelas dan terperinci, seperti mengatur waktu keberangkatan, makan siang, saat di objek wisata, dan di penginapan. Rincikanlah itinerary Anda dengan cara browsing di internet atau bertanya kepada yang lebih berpengalaman.

2. Taati itinerary

Ingat, itinerary bukanlah pajangan atau sekedar catatan. Itinerary adalah benda wajib yang harus Anda taati saat traveling. Ikutilah itinerary yang Anda buat sebaik mungkin. Jika saatnya untuk makan siang, maka makan sianglah jangan menunda-nunda. Dengan menaati itinerary, dijamin perjalanan Anda akan lebih nyaman dan menyenangkan. Tentu, Anda tidak akan merasa dikejar-kejar oleh waktu.

3. Jangan terlalu lama di objek wisata

Memandangi pegunungan dengan pemandangannya sangatlah nikmat. Akan tetapi, jangan terlalu lama berada di objek wisata. Hal ini cukup sulit, namun lihat kembali itinerary Anda dan perhatikan berapa lama waktu yang dihabiskan di objek wisata. Pandangi, resapi dan abadikan objek wisata Anda dalam kamera. Setelah itu, bersiaplah menuju destinasi Anda selanjutnya. Ingat, masih ada objek wisata lainnya yang tidak kalah indahnya.

4. Jangan terlalu lama di kamar mandi

Bagi traveler, khususnya wanita, jangan terlalu lama di kamar mandi pada pagi hari saat berada di penginapan. Memang, sangat menyegarkan saat membilas tubuh di kamar mandi. Akan tetapi, jika terlalu lama di kamar mandi, maka Anda menghabiskan banyak waktu dan akan telat berangkat menuju ke destinasi selanjutnya. Mandilah secukupnya saja. Saat traveling bersama teman-teman, buatlah jadwal untuk memakai kamar mandi dengan tepat, supaya tidak terlalu lama menghabiskan waktu.

5. Istirahat cukup

Mungkin, hal ini jarang diperhatikan oleh traveler. Istirahatlah yang cukup, agar tenaga Anda penuh dan siap untuk melanjutkan perjalanan. Jangan tidur hingga larut malam di penginapan, sebab akan membuat tubuh lemas dan membuat perjalanan telat gara-gara bangun kesiangan. Selain istirahat yang cukup, perhatikan juga asupan gizi Anda, supaya tidak gampang sakit dalam perjalanan.

Sumber : detikTravel

Musee d’Orsay merupakan museum di Kota Paris, Perancis yang menampilkan koleksi yang menggagumkan dari karya Impresionisme dan pasca-Impresionisme Perancis, sehingga merupakan sesuatu yang wajib dilihat bagi para pengaggum seni. Museum ini menampilkan koleksi nasional Perancis yang terdiri dari lukisan, patung, obyek dan seni yang diproduksi antara tahun 1848 dan 1914, termasuk karya yang terbuat dari buah-buahan yang dibuat oleh seniman impresionis, pasca-impresionis,dan gerakan Art Nouveau. Museum mengisi celah secara kronologis antara Louvre dan Musée National d’Art Moderne di Pompidou Centre. Museum ini bertempat di sepanjang Sungai Seine yang dulunya bekas dibangun stasiun kereta api pada tahun 1900, dan kembali diresmikan dalam bentuk yang sekarang pada tahun 1986. Di lantai atas terdapat salon besar dan terdapat ruang teh yang elegan dan restoran dengan pandangan yang indah dari atas sungai. Informasi praktis jika anda akan mengunjungi lokasi musem Musée d’Orsay ini yaitu di samping Sungai Seine dan di seberang Taman Tuileries. Jam buka museum ini yaitu Kamis – Minggu Jam 9:30am – 6:00pm, hari Selasa buka hingga pukul 9:45 waktu Paris, Perancis, dan museum ini tutup pada hari Senin.

Keindahan Tanjung Lesung di Banten telah menjadi destinasi favorit bagi para traveler. Pantainya yang cantik dan bersih, mampu membuat takjub siapa pun. Kini, Tanjung Lesung akan ‘disulap’ menjadi Miami Ala Indonesia. Penasaran? Tanjung Lesung tak pernah sepi dari wisatawan. Tanjung Lesung terletak di Desa Tanjung Jaya, Kabupaten Pandeglang, Banten. Perjalanan ke sana dapat ditempuh dengan menggunakan mobil selama 3-4 jam dari Jakarta. Tanjung Lesung memiliki pantai yang cantik, pantainya putih bersih dan banyak pohon kelapa di sekitarnya.

Kini, PT Jababeka Tbk akan mengembangkan kawasan Tanjung Lesung menjadi pusat wisata terpadu di Indonesia. Kawasan ini juga sudah disiapkan oleh pemerintah menjadi kawasan ekonomi khusus sektor pariwisata. ”Tanjung Lesung kita bikin kawasan tapi kawasan pariwisata, nanti kita akan buat suatu peta terpadu. Gabungan dari nanti hotel resort dan lain lain, ada 1.500 hektar,” kata Direktur PT Jababeka Tbk Hyanto Wihadhi di kawasan Jababeka, Selasa (27/3/2012). Kawasan ini merupakan salah satu jalur yang terlewati untuk kapal-kapal pesiar asing di pelintasan Samudra Hindia menuju Australia, sehingga kawasan Tanjung Lesung dapat dikembangkan menjadi kawasan marina. Tanjung Lesung sudah menjadi destinasi favorit wisata kapal layar yang digemari para ekspatriat. Bahkan Jababeka akan menjadikan kawasan ini sebagai calon Kota Baru yang tidak kalah dengan Nusa Dua Bali atau Miami di Florida, AS. Dengan adanya pembangunan di Tanjung Lesung ini, tentu akan lebih memanjakan para wisatawan saat berlibur ke sana. Banyaknya fasilitas akan membuat wisatwan betah dan dapat menikmati keindahan Tanjung Lesung lebih lama.

Sumber : detikTravel

Salah satu permata di Pulau Morotai, Halmahera Utara, yang patut dijumpai para turis adalah Pulau Dodola. Uniknya, Anda bisa menjumpai dua tipe pasir putih di sini, yaitu kasar dan halus. Pantainya yang menghampar luas menjadi penghubung antara Pulau Dodola Besar dan Dodola Kecil. Pemandangan alam serta kondisi airnya pun jernih dan belum terkontaminasi. Kejernihannya menjadikan Dodola sebagai pilihan tepat untuk melakukan aktivitas seperti bersantai, berenang, memancing, dan menyelam.

Tak hanya indah dipandang mata, pulau menjadi saksi bisu atas peristiwa sejarah tentang Perang Dunia ke II. Konon, pulau kerap mendapat kunjungan Jendral McArthur beserta pasukannya untuk melakukan wisata. Di sekitar Dodola juga terdapat pulau-pulau lainnya yang bisa dijelajahi, salah satunya Pulau Sumsum. Karena jaraknya yang tak berjauhan sangat menguntungkan bagi wisatawan untuk berkunjung ke kedua pulau hanya dengan satu waktu. Objek wisata lainnya yang bisa ditemukan di sekitar pantai adalah Batu Kopi.

Pulau Dodola terletak lima mil dari Daruba, ibukota Kecamatan Morotai Selatan. Untuk menggapainya pengunjung bisa menggunakan kapal penumpang yang ada dalam 3x seminggu dengan rute Daruba-Morotai. Jika ingin lebih cepat sampai bisa menyewa speedboat dari Pelabuhan Daruba dengan jarak tempuh hanya 20 menit.

Sumber : metrotvnews.com/halmaherautara.com

Porto Katsiki, pantai yang paling terkenal dan saat ini dianggap salah satu yang paling luar biasa di seluruh Eropa. Ini adalah pantai dengan keindahan yang luar biasa, terkenal di seluruh dunia. Terletak 9 km di dekat desa Athani, di sini anda akan menemukan pemandangan dengan warna hijau-biru, air sebening kristal dan bersih cemerlang, dengan pasir putih tersembunyi di bawah tebing yang curam, hal ini dapat dilihat pada saat kita melihat pemandangan ke pantai. Ini merupakan pemandangan yang unik dan sangat spektakuler yang akan teringat selamanya dalam memori siapapun yang datang ke pantai ini, baik yang datang dari darat ataupun yang menggunakan perahu dari laut.

Rujak cingur adalah salah satu makanan tradisional yang mudah ditemukan di daerah Jawa Timur, terutama daerah asalnya Surabaya. Dalam bahasa Jawa kata “cingur” berarti “mulut”, hal ini merujuk pada bahan irisan mulut atau moncong sapi yang direbus dan dicampurkan ke dalam hidangan. Rujak cingur biasanya terdiri dari irisan beberapa jenis buah-buahan seperti ketimun, krai (sejenis ketimun khas Jawa Timur),bengkoang, mangga muda, nanas, kedondong dan ditambah lontong, tahu, tempe, bendoyo dan cingur serta sayuran-sayuran seperti kecambah/tauge, kangkung dan kacang panjang. Semua bahan tadi dicampur dengan saus atau bumbu yang terbuat dari olahan petis udang, air matang untuk sedikit mengencerkan, gula/gula merah, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam dan irisan tipis-tipis pisang biji hijau yang masih muda (pisang klutuk). Semua saus/bumbu dicampur dengan cara diuleg, itu sebabnya rujak cingur juga sering disebut rujak uleg.
Dalam penyajiannya rujak cingur dibedakan menjadi dua macam, yaitu penyajian ‘biasa’ dan ‘matengan’ (menyebut huruf e dalam kata matengan seperti menyebut huruf e dalam kata: seperti/menyebut/bendoyo). Penyajian ‘biasa’ atau umumnya, berupa semua bahan-bahan yang telah disebutkan diatas, sedangkan ‘matengan’ (matang, jawa) hanya terdiri dari bahan-bahan matang saja; lontong, tahu goreng, tempe goreng, bendoyo (krai yang digodok) dan sayur (kangkung, kacang panjang, tauge) yang telah digodok. Tanpa ada bahan ‘mentah’nya yaitu buah-buahan, karena pada dasarnya ada orang yang tidak menyukai buah-buahan. Keduanya memakai saus/bumbu yang sama. Makanan ini disebut rujak cingur karena bumbu olahan yang digunakan adalah petis udang dan irisan cingur. Hal ini yang membedakan dengan makanan rujak pada umumnya yang biasanya tanpa menggunakan bahan cingur tersebut. Rujak cingur biasa disajikan dengan tambahan kerupuk, dan dengan alas pincuk (daun pisang) atau piring.

Sumber : Wisatanesia.com

Danau Toba memiliki wisata alam yang luar biasa, wisata spiritual, sejarah, arsitektur dan kuliner. Suasana yang sejuk dan menyegarkan, hamparan air yang jernih, pemandangan yang indah dan mempesona dengan pegunungan yang hijau adalah sebagian kecil saja dari deskripsi tentang Danau Toba yang mengagumkan. Diperkirakan Danau Toba terjadi saat letusan gunung berapi super (Gunung Toba) sekitar 73.000-75.000 yang lalu. Kira-kira 2.800 km kubik bahan-bahan vulkanik dimuntahkan gunung tersebut saat meletus, dan debu vulkanik yang ditiup angin menyebar ke separuh wilayah bumi. Letusannya terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai 10 kilometer di atas permukaan laut. Menurut perkiraan, letusan gunung berapi super tersebut menyebabkan kematian massal dan menyebabkan kepunahan pada beberapa spesies mahluk hidup. Letusan Gunung Toba mempengaruhi peradaban dunia. Diperkirakan, letusan maha dahsyat ini menyebabkan terjadinya perubahan cuaca bumi dan mulainya zaman es.

Danau Toba merupakan salah satu keajaiban wisata alam yang menakjubkan. Danau Toba adalah danau berkawah yang sangat besar, pusat pulaunya hampir seluas Singapura. Dengan luas 1.145 kilometer persegi, Danau Toba sebenarnya lebih menyerupai lautan daripada danau. Danau Toba adalah danau terluas di Asia Tenggara dan terdalam di dunia dengan kedalaman sekitar 450 meter. Danau bertipe vulkanik ini merupakan danau terbesar kedua di dunia sesudah Danau Victoria di Afrika. Di tengah Danau Toba terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir yang berada pada ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut. Di tengah Pulau Samosir ini masih ada lagi dua danau indah yang diberi nama Danau Sidihoni dan Danau Aek Natonang. Daerah sekitar Danau Toba memiliki hutan-hutan pinus yang tertata asri. Di pinggiran Danau Toba terdapat beberapa air terjun yang sangat mempesona. Di pinggiran Danau Toba terdapat satu objek wisata bernama Tanjung Unta karena daratan yang menjorok ke danau ini memang menyerupai punggung unta. Di sekitar Danau Toba akan Anda temukan tempat pemandian air belerang yang dipercaya bermanfaat untuk menyehatkan kulit.

Danau Toba adalah tempat yang cocok untuk bersantai dan menikmati pemandangan sambil bersepeda dan menikmati pemandangan gunung yang permai, semua rasa penat yang Anda rasakan akan hilang di tempat ini. Danau ini berada 900 meter di atas permukaan laut sehingga udara sejuknya sangat menyegarkan, jauh dari udara panas, kelembaban, dan polusi yang ada di kota. Sulit untuk membayangkan ada tempat yang lebih indah untuk dikunjungi selain Danau Toba, karena di sini Anda dapat melakukan berbagai macam hal yang menyenangkan untuk menikmati keindahan alam seperti mendaki gunung, berenang dan berperahu layar yang sanggup membius Anda dalam keindahan pemandangan yang menakjubkan. Udaranya bersih dan sejuk harmonis dengan  suasana santai masyarakatnya yang ramah membuat wisatawan akan datang kembali setelah mengunjungi danau ini. Anda dapat memberanikan diri ke Pulau Samosir di tengah danau dan menemukan pegunungan yang curam dengan kabut yang sejuk, air terjun yang jernih untuk berenang, dan masyarakat setempat yang sedang menggiring kerbau ke ladang. Inilah tempat yang patut Anda kunjungi dan nikmati akan keramahan masyarakat Bataknya. Karena kemanapun Anda pergi, Anda akan segera menemukan teman baru.

Di pulau induk, terdapat akomodasi di kota Parapat. Parapat berada di semenanjung berbatu yang kecil dan menonjol ke danau. Dalam perjalanan ke Parapat Anda akan melihat pemandangan yang spektakuler. Parapat dihuni masyarakat Batak Toba dan Batak Simalungan yang dikenal memiliki sifat ceria dan mudah bergaul, terkenal karena lagu-lagu bertema cinta yang riang dan penuh perasaan. Banyak wisatawan lebih memilih tinggal di Pulau Samosir di tengah danau. Sebagai tempat tinggal asli masyarakat Batak Toba, Pulau Samosir memiliki bekas peninggalan zaman purbakala di antaranya ialah kuburan batu dan desa-desa tradisional. Di pulau ini Anda dapat menemukan kebudayaan Toba yang unik dan kuno. Keindahan alam Pulau Samosir mengartikan bahwa pulau ini adalah tempat yang cocok untuk dikunjungi dan menghingar dari kepenatan rutinitas. Samosir mudah dijangkau oleh kapal ferri dari Parapat. Di Tomok (Pulau Samosir) juga terdapat Makam Raja Sidabutar, yang usianya sudah 500 tahun. Juga terdapat Patung Sigale-Gale (Patung yang bisa menari). Meskipun telah menjadi tempat tujuan wisata sejak lama, Samosir merupakan keindahan alam yang belum terjamah. Beranikan diri keluar dari desa kecil Tuk-Tuk dan Tomok. Anda juga dapat menikmati suasana desa yang dikelilingi oleh ladang, gereja dan kuburan eksotik yang memenuhi lahan.

Sumber : wonderful Indonesia

Pha Kak Liang adalah sebuah kawasan yang bergaya cina, yang dibangun di daerah bekas tambang timah, yang luasnya mencapai 2 ha.Tempat ini berada di Desa Kuto Panji, Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka,Pha Kak Liang berada sekitar 2 km dari Kota Belinyu atau 53 km dari Kota Sungailiat.para Wisatawan yang datang ke Pha Kak Liang seolah-olah berada di kawasan daratan Hongkong atau Taiwan. Daya tarik Pha Kak Liang bagi wisatawan di sini yang tak kalah menariknya adalah para wisatawan bisa menyaksikan ikan air tawar yang besar-besar bermunculan dipermukaan air pada saat di berikan makanan yang telah disediakan oleh penjaga setempat. Menurut ceritanya ikan-ikan tersebut tidak boleh dipancing atau dimakan.

Sumber : Wisatanesia

The Door to Hell di Uzbekistan menawarkan wisata yang tidak biasa. Anda akan diajak melihat lingkaran api alami yang tak pernah padam, seperti api neraka. Kalau Indonesia punya Api Tak Kunjung Padam di Madura, Uzbekistan punya The Door to Hell. The Door to Hell ini berbentuk seperti kawah. Bila Anda biasanya melihat kawah berisi belerang, kawah di Uzbekistan berisi api. Wow!

Dari situs operator wisata Asia Tengah, stantours.com Senin (26/3/2012), kawah api ini bisa Anda lihat di kota kecil Darvaz, Uzbekistan. Kawah api “The Door to Hell” pertama kali ditemukan sekitar tahun 1971. Pada saat itu, ahli geologi bersama tim pengeboran sedang mengebor tanah di Darvaz.Saat kegiatan bor berlangsung, ditemukan adanya penumpukan gas pada titik tertentu yang menghambat pengeboran. Para ahli pun menghentikan pengeboran dengan pertimbangan, gas yang keluar dari lubang bisa beracun bagi siapa saja yang menghisapnya. Rencana awal untuk menghentikan gas, tim pengeboran akan membakar lubang dan melanjutkan pengeboran setelah lubang berhenti terbakar. Tapi apa yang terjadi? Sebuah ledakan besar terjadi saat tim membakar lubang. Tak tanggung-tanggung, ledakan ini hampir membakar seluruh lokasi pengeboran, hingga menghabiskan kemah serta peralatan bor milik tim. Setelah lubang terbakar, api tersebut tak kunjung padam dan membentuk lubang seperti kawah.

Kawah api ini disebut oleh warga sekitar dengan nama “The Door to Hell”. Dinamakan demikian, karena menurut cerita neraka, itu identik dengan kobaran api yang tak kunjung padam, mungkin seperti api di lubang Kota Darvaz. Jika penasaran dengan lokasi The Door to Hell, Anda bisa datang ke bagian tengah Padang Pasir Kara-Kum. Letaknya sekitar 260 km ke utara dari Kota Ashgabat. Setibanya di lokasi, wisatawan bisa melihat sebuah lubang besar dengan diameter mencapai 70 meter. Saat terbaik untuk datang adalah pada malam hari. Lokasi lubang yang menghasilkan api, menyebarkan panas di lingkungan sekitar. Jadi, bila Anda tidak ingin kepanasan, datanglah pada malam hari. Selain itu, saat malam tiba warna merah api yang keluar dari lubang akan terlihat sangat jelas. Jangan lupa berhati-hati saat datang! Lihatlah dengan tertib, hindari banyak bercanda bahkan sampai dorong-dorongan. Nyawa Anda taruhannya. Dari atas, turis bisa melihat kobaran api yang siap menghanguskan apa saja dan siapa saja. Benar-benar seperti pintu neraka di dunia.

Sumber : detikTravel

Seringnya, Anda malas melakukan packing dan cenderung menunda-nunda kegiatan ini. Alhasil Anda belum packing sampai pada malam sebelum pergi. Jangan panik! Inilah 5 tips packing dadakan dalam semalam. Anda pasti sudah punya daftar barang yang ingin dibawa saat bepergian. Biasanya daftar tersebut hanya tersimpan baik di dalam kepala. Hal ini membuat Anda kelimpungan saat malam hari sebelum pergi. Inilah 5 tips anti bingung saat packing mendadak, yang dikutip dari detikTravel :

1. Bawa tas terakhir yang Anda pakai

Tas yang terakhir dipakai tentu berisi barang-barang yang Anda butuhkan seperti dompet, handphone, kacamata dan lainnya. Daripada ganti tas yang memiliki risiko ketinggalan barang, lebih baik menggunakan tas terakhir dipakai. Tidak repot dan Anda pun bisa menghemat waktu. Jika tujuan liburan Anda ke luar negeri, tinggal masukkan paspor ke dalam tas tersebut.

2. Ambil pakaian yang paling sering digunakan

Berlama-lama di depan lemari dan memikirkan baju apa yang akan dibawa tentu akan menghabiskan waktu. Jangan potong waktu tidur Anda dengan lama-lama memilih baju. Ambil baju yang paling sering digunakan. Baju-baju tersebut sudah jadi andalan di banyak waktu, termasuk di waktu liburan Anda nanti.

3. Masukkan semua peralatan dasar yang selalu Anda gunakan

Sikat gigi, sabun cuci muka, losion dan parfum adalah barang-barang yang selalu Anda gunakan setiap hari. Masukkan barang-barang tersebut dan sejenisnya ke dalam koper Anda. Tidak perlu pikir panjang, barang-barang ini pasti Anda butuhkan. Karena traveling, ada baiknya Anda menambah tisu basah, tisu kering dan sanitizer.

4. Bawa jaket, celana jeans, dan kain

Jaket, celana jeans dan kain adalah 3 barang wajib yang tidak bisa Anda tinggalkan. Seperti diketahui, jaket berguna untuk menahan dingin, bisa juga digunakan sebagai bantalan saat tidur di perjalanan. Celana jeans bisa berkali-kali dipakai dan bisa menghemat bawaan celana Anda. Sedangkan kain bisa berguna untuk banyak hal seperti alas tidur dan selimut. Untuk laki-laki, bisa membawa kain sarung, bagi wanita bisa membawa kain Bali atau pasmina.

5. Jangan lupakan charger

Hal yang sering terlupa saat sedang terburu-buru adalah membawa perlengkapan pendukung. Sebanyak apapun gadget yang dibawa, tetap tidak akan berguna jika tak membawa chargernya. Jadi jangan lupakan semua charger dari gadget-gadget yang Anda bawa. Agar tidak tercampur dan malah berantakan, sebaiknya satukan carger di tempat khusus dengan menggulung rapi kabel-kabel supaya tidak kusut.

Tips packing mendadak ini bisa jadi andalan Anda untuk mengatasi kepanikan. Tapi ingat-ingat ya, lain kali jangan hal ini terjadi lagi. Traveling yang ideal untuk semua orang adalah traveling yang dipersiapkan secara matang, termasuk dalam hal packing.

 

Tags

Twitter Updates

Nusa Travel on Facebook

Networked Blogs