Eksotis. Mungkin hanya kata ini yang dapat menggambarkan betapa eloknya alam Pulau Komodo yang sempat dinominasikan dalam 7th Wonders of The World. Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Pulau Komodo tanpa mengetahui sejarahnya. Ada yang mengatakan asal usul Komodo berasal dari kisah seorang putri yang memiliki 2 orang anak, tetapi salah satu anaknya yang bernama Orah, harus tinggal terpisah dengan keluarganya karena dia terlahir dalam bentuk naga. Namun, para peniliti berpendapat bahwa Komodo berasal dari habitat asalnya di Australia. Yang pasti, masyarakat di pulau tersebut hingga saat ini memperlakukan Komodo sebagai warga, layaknya saudara.
Daerah di luar Labuan Bajo adalah daerah untuk melakukan penjelajahan bawah laut yang pastinya sangat memukau. Apalagi kali kita berkesempatan untuk melihat Manta Ray dari dekat. Ikan yang bentuknya seperti layangan dan menjadi inspirasi pesawat stealth ini memiliki panjang 3 meter dan berenang dengan begitu indahnya bak penari laut. Namun, di balik keindahannya, ikan ini menjadi incaran para pemburu illegal sehingga menjadi tugas kita untuk ikut menjaga kelestariannya. Tidak hanya Komodo dan si ikan layangan, Manta Ray yang mampu menambah keeksotisan pulau ini, Gagak Flores (Corvus florensis), Burung Elang Tiram (Pandion haliaetus), dan Elang Bondol (Haliastur indus) ikut memberikan pertunjukan yang sangat menarik ketika para petualang melakukan perjalan air menuju Pulau Komodo. Mereka menukik bergantian, mendekat ke air untuk melakukan perburuan ikan. Benar-benar membuat perjalanan 2 jam di kapal menjadi tidak membosankan.
Selain wisata bahari di Lamongan, Jawa Timur ternyata memiliki surga lain bagi para penggemar diving, yaitu Pulau Kangean. Airnya yang jernih dan pemandangan bawah lautnya memang selalu memanjakan para diver. Kangean merupakan pulau yang masuk dalam Kepulauan Kangean yang masuk ke dalam teritorial Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Untuk menuju Pulau Kangean, Anda harus naik kapal cepat atau kapal feri dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep, dengan jarak tempuh sekitar 4 jam untuk kapal cepat dan 8 jam untuk kapal feri.
Kangean adalah gugusan kepulauan yang sangat indah dengan pantai berpasir putih dan air yang sangat jernih, membuat siapa saja betah berlama-lama bermain di sana. Namun, selain pantainya, Kangean juga memiliki alam bawah laut yang tak kalah cantiknya. Banyak wisatawan yang datang ke sini khusus untuk diving.
Sumber : detikTravel
Di kota Manado terdapat pusat oleh-oleh yang lengkap dan buka 24 jam, tempat ini dinamakan Merciful Building. Merciful Building terletak di Ruko Wanea Plaza, Manado.Pusat oleh-oleh ini menjual berbagai jenis produk – produk khas Sulawesi Utara, seperti makanan khas, kain, kerajinan tangan, ukiran dan lain sebagainya. Oleh-oleh berupa makanan disini terbilang lengkap, hampir semua makanan khas Sulawesi Utara dijual disini. Keistimewaannya adalah ada tester untuk mencoba makanan sebelum membelinya. Di bagian souvenir banyak sekali pilihan tersedia.
Bangunan toko oleh-oleh ini terdiri dari empat lantai. Lantai pertama berupa toko tempat menjual oleh-oleh, lalu lantai dua dan seterusnya menjadi pabrik pengolahan makanan yang dijadikan oleh-oleh disini. Pembeli juga bisa menyaksikan langsung pembuatan makanan tersebut dengan melakukan Building Tour karena konsep pengolahan makanan disini menganut konsep Open Factory. Tempat ini sangat direkomendasikan bagi yang ingin membeli buah tangan dari Manado karena terbilang komplit dan buka 24 jam.
Sumber : Aku Cinta Indonesia – detikTravel
Penginapan merupakan unsur traveling yang harus diperhatikan. Penginapan akan menjadi tempat istirahat untuk mengisi tenaga dan melanjutkan perjalanan esok harinya. Oleh karena itu, ingat 5 hal berikut saat memilih penginapan. Penginapan berperan penting dalam kegiatan traveling Anda. Selain menjadi tempat istirahat, Anda dapat mengisi ulang baterai ponsel dan kamera di penginapan. Penginapan yang nyaman, akan tergantung dari pilihan Anda. Dikutip dari detikTravel, berikut 5 hal penting yang harus Anda ingat saat memilih penginapan:
1. Pilih yang sesuai kebutuhan
Ada banyak jenis traveling, mulai dari backpacker hingga perjalanan bersama keluarga. Untuk itu, pilihlah penginapan yang sesuai kebutuhan. Apabila perjalanan Anda backpacker, losmen dengan harga yang murah dapat menjadi pilihan utama. Akan tetapi, jika traveling dengan keluarga, maka hotel berbintang menjadi pilihan yang tepat untuk kenyamanan keluarga Anda.
2. Harga
Setelah menetapkan kebutuhan, perhatikan harganya. Ingat, harga penginapan sangat berpengaruh dengan pengeluaran Anda selama perjalanan. Pilih harga hotel yang sesuai bujet perjalanan Anda. Selain itu, Anda juga bisa mendapat harga yang murah untuk menginap di hotel berbintang. Caranya dengan mencari promo atau melalui travel agent.
3. Fasilitas penginapan
Berbagai macam fasilitas di penginapan jangn luput dari perhatian. Cek kondisi air, kipas angin, listrik, dan lainnya. Jika ada yang kurang memuaskan, Anda bisa melapor pihak hotel untuk menanganinya. Tentu Anda tidak mau jadwal istirahat Anda terganggu bukan? Selain itu, perhatikan pula kebersihannya, supaya lebih nyaman saat istirahat.
4. Keamanan
Keamanan menjadi kunci kenyamanan saat bermalam di penginapan. Jangan ragu untuk bertanya tentang pihak hotel, tentang segi keamanan di tempat tersebut dan fasilitas apa saja yang diberikan untuk keamanan. Jangan lupa untuk memperhatikan lingkungan sekitar penginapan, tentu Anda dapat menilainya sendiri.
5. Akses
Hal ini mungkin dipandang kecil, tapi akan sangat berpengaruh dalam perjalanan Anda. Perhatikan akses dari dan menuju ke penginapan. Tidak ada salahnya Anda memilih penginapan di dekat objek wisata, atau berada di tengah kota. Hal ini akan membantu Anda dalam perjalanan esok harinya. Dengan mempelajari akses-akses tentang penginapan, tentu akan menambah ilmu traveling dan pengalaman Anda.
5 hal tersebut akan sangat membantu Anda dalam memilih penginapan. Jangan lupa, untuk tetap waspada dan istirahat yang cukup.
Sumber : detikTravel
Pempek atau Empek-empek adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari ikan dan sagu. Sebenarnya sulit untuk mengatakan bahwa pempek pusatnya adalah Palembang karena hampir di semua daerah di Sumatera Selatan memproduksinya. Penyajian pempek ditemani oleh saus berwarna hitam kecoklat-coklatan yang disebut cuka atau cuko (bahasa Palembang). Cuko dibuat dari air yang dididihkan, kemudian ditambah gula merah, udang ebi dan cabe rawit tumbuk, bawang putih, dan garam. Bagi masyarakat asli Palembang, cuko dari dulu dibuat pedas untuk menambah nafsu makan. Namun seiring masuknya pendatang dari luar pulau Sumatera maka saat ini banyak ditemukan cuko dengan rasa manis bagi yang tidak menyukai pedas. Cuko dapat melindungi gigi dari karies (kerusakan lapisan email dan dentin). Karena dalam satu liter larutan kuah pempek biasanya terdapat 9-13 ppm fluor. satu pelengkap dalam menyantap makanan berasa khas ini adalah irisan dadu timun segar dan mie kuning.
Jenis pempek yang terkenal adalah “pempek kapal selam”, yaitu telur ayam yang dibungkus dengan adonan pempek dan digoreng dalam minyak panas. Ada juga yang lain seperti pempek lenjer, pempek bulat (atau terkenal dengan nama “ada’an”), pempek kulit ikan, pempek pistel (isinya irisan pepaya muda rebus yang sudah dibumbui), pempek telur kecil, dan pempek keriting.Pempek bisa ditemukan dengan gampang di seantero Kota Palembang. Ada yang menjual di restoran, ada yang di gerobak, dan juga ada yang dipikul. Juga setiap kantin sekolah pasti ada yang menjual pempek. Tahun 1980-an, penjual pempek biasa memikul 1 keranjang pempek penuh sambil berkeliling Kota Palembang jalan kaki menjajakan makanannya. Pempek sekarang ada dua jenis yaitu Pempek biasa dan Parempek, campuran antara Pare dan Pempek.
Sumber : wisatanesia
Pantai Gapang di Pulau Weh adalah salah satu pilihan para penjelajah dunia (backpackers) setelah merapat di Pelabuhan Balohan kemudian meluncur ke bagian barat pulau sekitar 1 jam perjalanan. Inilah destinasi yang wajib Anda kunjungi saat bertandang ke Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Sabang sendiri merupakan kota terbesar di Pulau Weh yang berada di sisi utara melalui jalur timur. Dengan bermodal sekantung penuh waktu, Pantai Gapang adalah tujuan sempurna merasakan kenikmatan berlibur di tepi paling barat Indonesia. Mengapa pantai yang indah ini dinamakan Gapang, ternyata terkait dengan menjulangnya pohon-pohon yang berdiri tepat di tepi pantai yang bersih yang nama pohon Gapang. Pilihan Anda hanya dua, menyinari diri dengan kehangatan matahari setelah berjam-jam mencemplung di air laut bersuhu nyaman. Pilihan kedua adalah tidur santai di bawah teduhnya Pohon Gapang sambil mengenyahkan pikiran tentang pekerjaan sehari-hari. Bagi para backpackers, di sinilah waktu seakan telah berhenti berputar untuk mereka.
Di sepanjang pantai, puluhan resort penyelaman dan rumah tumpangan berdiri membentuk perkampungan yang tidak pernah dilupakan pengunjungnya. Tidak hanya itu, para backpacker dan penyelam dunia mengguratkannya dalam jurnal perjalanannya merekadi dunia maya. Ketika itu pula, ratusan bahkan ribuan backpacker lainnya yang belum sempat menapakkan kaki telanjangnya di pasir Pantai Gapang membaca jurnal tersebut dan menyimpannya di agenda perjalanan mereka berikutnya. Memandang jauh ke lepas pantai yang biru, kopi aceh serasa menjadi penenang kerisauan yang biasanya muncul di siang hari saat bekerja. Pemandangannya sungguh menyejukkan batin. Bila melihat keindahan Pantai Gapang di halaman situs dunia maya, jelas bahwa pantai ini adalah inspirasi terhebat bagi fotografer. Keheningannya membuat Anda bertanya, mengapa pantai seindah ini tak banyak yang menikmatinya. Apa pun itu, di sinilah taman firdaus di dunia tersembunyi. Tak dapat dibandingkan dengan kawasan backpackers lainnya yang berada di sekitar segitiga backpacker rendez vous, Pantai Gapang menjanjikan keheningan tak berbanding yang tidak didapatkan di Phuket, Langkawi, atau Penang. Backpackers terus memuja Pantai Gapang dan selalu menjadikannya destinasi favorit.
Sumber : indonesiatravel
Pulau Cozumel di Meksiko menawarkan keindahan alam bawah laut yang menakjubkan. Menyelamlah dan temukan aneka terumbu karang, ikan beraneka warna, gurita dan pemadangan alam bawah laut lainnya yang menakjubkan. Terletak sekitar 19 km dari Semenanjung Yucatan, Pulau Cozumel menjadi tujuan utama para penyelam dari seluruh dunia. Alam bawah lautnya menawarkan keindahan tak terlupakan. Yang menjadi daya tarik dunia bawah laut Pulau Cozumel adalah terumbu karangnya. Inilah salah satu alasan utama 270.000 orang pengunjung datang setiap tahunnya ke Pulau Cozumel. Ya, Cozumel memang terkenal sebagai surganya para penyelam, seperti yang ditulis cnngo.com, Jumat (30/3/2012). Jejeran terumbu karang yang masih asli dan terawat akan menyambut kedatangan Anda. Di sinilah petualangan bawah laut Anda siap dimulai.
Ikan karang (Sanopus splendidus), si pemalu dari Cozumel akan mengintip Anda dari karang persembunyiannya. Warna yang beragam tersembunyi cantik di karang dasar laut. Menyelamlah lebih dalam dan Anda akan menemukan ikan pari yang berenang bebas. Eits, ada yang unik di sini. Pari ini ternyata tidak berenang sendiri, ada seekor ikan kecil yang selalu menemaninya berenang. Tingkah polanya juga lucu untuk diamati. Ikan kecil itu berenang berpindah-pindah. Kadang ia berada di depan tubuh si pari, kadang berada di atasnya, tak jarang pula menempel di buntutnya. Ia terlihat asyik mengambil kesempatan untuk mendapatkan makan dari tubuh pari. Mungkin ini yang disebut dengan simbiosis mutualisme, kerjasama antar dua jenis hewan yang berbeda. Ikan pari tampak asyik tubuhnya dibersihkan oleh si ikan kecil. Sedangkan ikan kecil asyik menikmati makanan gratis dari tubuh pari. Lucu!
Wow! Mungkin kata-kata itu yang akan Anda ucapkan begitu melihat gurita berenang dengan lincahnya di dasar laut Cozumel. Dekati gurita ini, dan lihatlah perubahan warna tubuhnya yang akan berubah sesuai warna karang tempat ia berlindung. Tubuhnya yang lunak akan bergerak-gerak lembut mengikuti pergerakan arus. Tapi ingat, jangan menyentuh hewan ini sembarangan, tentakelnya yang banyak bisa menempel kencang pada tubuh Anda. Anda pecinta lobster? Udang raksasa ini banyak ditemukan pada alam bawah laut Cozumel. Dengan cangkangnya yang kokoh, ia akan pamer kebolehannya dalam memanjat karang. Jangan heran kalau melihat lobster Cozumel yang begitu besar, ini karena laut Cozumel merupakan kawasan yang dilindungi.
Nah, ini dia yang paling seru, melihat ratusan ikan berenang dengan kelompoknya. Temukan nemo, si ikan lucu dengan tubuh warna-warninya. Terkadang, ada kuda laut yang ikut menyelinap di antara kerumunan ikan. Jika penasaran ingin mencoba menyelam di bawah laut Cozumel, Anda bisa terbang langsung dari Amerika Serikat ke Cozumel. Akomodasi pulau ini juga sudah lengkap, Anda tidak perlu kebingungan mencari tempat. Ada banyak resor sederhana dan mewah yang bisa Anda pilih. Tinggal sesuaikan saja dengan kebutuhan.
Sumber : detikTravel
Menutup perjalanan darat dari arah Pulau Dewata, Bali, ataupun membuka lembaran petualangan pertama dari sisi barat Pulau Jawa, tak sepadan kiranya disebut sebagai perjalanan wisata bila tidak menyinggahi Yogyakarta. Layaknya Kota Roma di Italia, banyak jalan menuju Yogyakarta. Dari arah utara, Yogyakarta bagaikan kesejukan dan kesenangan ragawi yang hanya bisa ditawarkan oleh sebuah oasis. Dari barat, sensasi romantisme yang klasik menunggu jiwa-jiwa yang berharap ada lagi benih-benih cinta dan harmoni. Sedangkan dari timur, sebuah harapan akan persaudaraan dan teman sejati yang lebih berkesan menaungi setiap jengkal langkah yang terus mendekat jantung kota. Yogyakarta adalah bagian dari perjalanan yang akan mampu merubah satu persinggahan menjadi sebuah tempat untuk selalu pulang.
Setiap kota memiliki jalur yang menjadi poros kegiatan dan penabur inspirasi bagi berjuta warganya. Jalur ini menjabarkan arti dari senyuman ramah kepada tamu kota, juga kepada sesama warga. Jalur ini pula yang mendefinisikan etalase keagungan seni yang diapresiasi oleh langkah-langkah yang berhenti, terhipnotis karena keindahannya. Di Yogyakarta, jalur ini telah mencuatkan dirinya, sekaligus kota dan negaranya. Inilah jalur yang berawal dari ungkapan Maliya Saka Bara, ‘mulia dari pengembaraan’, atau ada juga yang mengartikannya ‘jalur untuk orang kecil’, bukan ningrat. Jalur ini dikenal dengan sebutan Malioboro.
Seikat kain batik terurai di tepian trotoar Jalan Malioboro, menangkap tiupan angin dari arah samping sehingga melambai bagai ingin terbang dari tangan wisatawan asing. Pengayuh becak yang bertudung caping menangkapnya dengan tawa dan sapaan berlogat Jawa. Angin kembali menghilang, tapi dua orang telah menjalin kata-kata. Skenario ini berlipat dan terus bertambah. Sedangkan panas matahari yang mengeringkan genangan air di depan Pusat Informasi Pariwisata perlahan memaksa pengunjung Jalan Malioboro melenggang di bawah keteduhan lorong-lorong bangunan kuno yang masih berdiri teguh. Semakin rapat mereka berjalan dan berlalu-lalang, semakin mesra ikatan persahabatan terjalin.
Beringhardjo seolah malu membukakan gerbangnya, tertutup jajaran penjaja kudapan asli Yogyakarta. Memasukinya seperti menjodohkan isi dompet dengan barang-barang terbaik bagi badan. Belum lagi saat malam menjelang, dimana lesehan layaknya café jalanan yang tak bekursi, bagai arena permainan bagi petualang kuliner. Redup di satu sisi tak menjadi halangan bagi band jalanan karena di sisi lain, benderangnya lampu meja selalu mengisyaratkan ‘selamat datang’ bagi para penghibur di Jalan Malioboro, rumah para seniman, dan jalur untuk saling jatuh cinta bagi para pengunjung dan tuan rumah kepada kota yang menaunginya, Yogyakarta.
Sumber : indonesiatravel
Blue Hole merupakan sebuah lubang yang terdapat dibawah laut (semacam gua), mempunyai kedalaman sekitar 130 meter dan terletak di ESinai, beberapa kilometer dari N Dahab di Pantai Laut Merah, Mesir. Situs ini adalah situs tempat untuk scuba diving yang sangat populer tetapi juga merupakan salah satu tempat menyelam paling berbahaya di dunia. Terdapat lubang paling dangkal dengan kedalaman sekitar 6 meter, yang dikenal sebagai ‘sadel’ yang membuka jalan ke laut, dan sebuah terowongan dengan panjang 26 meter yang dikenal sebagai lengkungan, dengan bagian atas yang terletak pada kedalaman 56 m. Lubang itu sendiri dan daerah sekitarnya memiliki banyak karang dan ikan batu karang. Kecelakaan sering terjadi ketika para penyelam mencoba untuk menemukan terowongan melalui karang (dikenal sebagai “The Arch”) yang menghubungkan Blue Hole dan air terbuka pada kedalaman sekitar 52 meter. Hal ini melampaui batas menyelam maksimum untuk rekreasi yaitu sekitar 40 meter yang dapat mengakibatkan terjadinya pengaruh pembiusan nitrogen yang signifikan pada kedalaman ini. Penyelam yang kehilangan arah ke terowongan tersebut terkadang melanjutkan turun dengan harapan dapat menemukan jalan ke terowongan yang jauh di bawah. Oleh karena itu, Arch dianggap tidak cocok untuk pemula dan bahkan bisa menjadi sebuah perangkap untuk penyelam yang sudah berpengalaman.
Rencana liburan bisa berantakan ketika salah satu anggota rombongan, atau bahkan Anda sendiri tidak tepat waktu alias ngaret. Ikutilah 5 tips tepat waktu saat traveling agar liburan Anda menyenangkan. Kegiatan traveling erat kaitannya dengan waktu. Anda akan berpacu dengan waktu untuk dapat menikmati objek selanjutnya atau dapat tiba di tempat penginapan tepat waktu. Dikutip dari detikTravel, inilah 5 tips tepat waktu saat traveling:
1. Buat itinerary secara terperinci
Itinerary atau jadwal perjalanan adalah hal yang utama dan paling pertama saat traveling. Buatlah itinerary secara jelas dan terperinci, seperti mengatur waktu keberangkatan, makan siang, saat di objek wisata, dan di penginapan. Rincikanlah itinerary Anda dengan cara browsing di internet atau bertanya kepada yang lebih berpengalaman.
2. Taati itinerary
Ingat, itinerary bukanlah pajangan atau sekedar catatan. Itinerary adalah benda wajib yang harus Anda taati saat traveling. Ikutilah itinerary yang Anda buat sebaik mungkin. Jika saatnya untuk makan siang, maka makan sianglah jangan menunda-nunda. Dengan menaati itinerary, dijamin perjalanan Anda akan lebih nyaman dan menyenangkan. Tentu, Anda tidak akan merasa dikejar-kejar oleh waktu.
3. Jangan terlalu lama di objek wisata
Memandangi pegunungan dengan pemandangannya sangatlah nikmat. Akan tetapi, jangan terlalu lama berada di objek wisata. Hal ini cukup sulit, namun lihat kembali itinerary Anda dan perhatikan berapa lama waktu yang dihabiskan di objek wisata. Pandangi, resapi dan abadikan objek wisata Anda dalam kamera. Setelah itu, bersiaplah menuju destinasi Anda selanjutnya. Ingat, masih ada objek wisata lainnya yang tidak kalah indahnya.
4. Jangan terlalu lama di kamar mandi
Bagi traveler, khususnya wanita, jangan terlalu lama di kamar mandi pada pagi hari saat berada di penginapan. Memang, sangat menyegarkan saat membilas tubuh di kamar mandi. Akan tetapi, jika terlalu lama di kamar mandi, maka Anda menghabiskan banyak waktu dan akan telat berangkat menuju ke destinasi selanjutnya. Mandilah secukupnya saja. Saat traveling bersama teman-teman, buatlah jadwal untuk memakai kamar mandi dengan tepat, supaya tidak terlalu lama menghabiskan waktu.
5. Istirahat cukup
Mungkin, hal ini jarang diperhatikan oleh traveler. Istirahatlah yang cukup, agar tenaga Anda penuh dan siap untuk melanjutkan perjalanan. Jangan tidur hingga larut malam di penginapan, sebab akan membuat tubuh lemas dan membuat perjalanan telat gara-gara bangun kesiangan. Selain istirahat yang cukup, perhatikan juga asupan gizi Anda, supaya tidak gampang sakit dalam perjalanan.
Sumber : detikTravel











